China memang terkenal dengan penduduknya yang ahli dalam bidang perdagangan, termasuk dalam hal teknologi. Beberapa tahun lalu China berhasil menguasai pasar Indonesia dengan berbagai jenis produk handphone miliknya. China selalu mengandalkan harga yang lebih murah dibanding pesaing, hal ini merupakan salah satu cara mereka menarik konsumen untuk sekedar membeli produknya.

Tidak hanya ingin bertindak sebagai produsen, kini China mulai memproduksi sistem operasi seperti Apple iOS dan Google Android. China menyiapkan sistem Operasi buatan mereka sendiri yang disebut dengan COS.

COS sendiri merupakan singkatan dari China Operating System. Diluncurkan dalam sebuah acara di Beijing, COS mendapatkan dukungan dari pemerintah China dan akan beredar di pasar domestik negara lain.

COS sendiri dikembangkan oleh Institute China Academy of Sciencies. Selain itu proyek pengembangan Sistem operasi COS ini juga melibatkan produsen smartphone asal Taiwan yaitu HTC. Sistem Operasi ini dikembangkan dari Linux dan memiliki sifat yang terbuka. COS dibuat bukan hanya untuk smartphone tetapi juga untuk komputer.

Sistem Operasi ini pun sepertinya mendapatkan sambutan yang baik dikalangan masyarakat China khusunya para pengguna jejaring sosial Weibo karena sekitar 150an orang telah membicarakan COS di jejaring sosial tersebut.

Menurut para tim pengembang, COS dibuat karena sistem operasi yang ada seperti Android dan windows phone memiliki keamanan yang ringkih. Sementara itu, COS menyatakan tidak memiliki kelemahan-kelemahan tersebut.

Perangkat sistem Operasi ini dijalankan pada layanan cloud dan sharing informasi. Banyak produsen China yang telah menunjukkan niat yang sama, meskipun dengan OS Android sebagai basis utamanya.