Baterai adalah salah satu sumber kehidupan yang paling penting untuk sebuah smartphone. Pastinya anda juga ingin baterai smartphone anda tahan lama dan tidak mudah habis. Untuk anda yang aktif menggunakan fitur dan aplikasi smartphone untuk hiburan, kerja ataupun komunikasi pastinya mencari kualitas baterai yang bagus dna kapasitasnya besar, minimal didukung oleh sistem “power management”

Anda bisa mematikan koneksi jika anda tidak menggunakannya, atur kecerahan layar dan gunakan tema background yang gelap. Matikan auto update dan sinkronisasi. Bagi para pengguna windows phone 8 contohnya nokia lumia 920, ada fitur “penghemat baterai/battery saver” yang dapat mengatur agar aktif kapanpun saat baterai smartphone anda nyaris kehabisan daya atau bisa digunakan seterusnya.

 

Ketika mengaktifkan fitur penghemat baterai ini smartphone akan secara otomatis akan mematikan beberapa fungsi yang umumnya tetap dapat beroperasi di latar belakang/background seperti :

–    Tidak akan menerima lagi pembaruan email atau kalender secara otomatis
–    Tidak bisa perbaharui beberapa live tile
–    Anda hanya dapat menggunakan aplikasi ketika terbuka (tidak dalam modus background)

Namun walaupun fitur ini aktif, anda akan bisa menerima ataupun melakukan panggilan telpon, browsing internet dan juga sms.

Di bawah ini adalah cara mengaktifkan fitur penghemat baterai pada windows phone 8 :
1.    Masuk ke app list dan kemudian buka ‘settings’
2.    Kemudian pilih “battery saver”
3.    Kemudian geser mode battery saver ke pilihan ‘on’
4.    Kemudian pilih ‘advanced’
5.    Pada pengaturan ini aka nada tiga opsi pengaturan battery saver yang dapat anda pilih dnegan kebutuhan anda, yakni :

–  When battery is low.  Ini bisa anda gunakan dan pilih untuk mengaktifkan battery saver saat baterai anda tinggal 20%.
–  Now until next charge. Saat anda ingin menyalakan penghemat baterai sekarang dan membiarkannya terus menyala sampai anda menyambungkan ponsel dnegan pengisi daya
–  Always. Opsi yang terakhir ini sebenarnya tidka harus dilakukan dna tidak disarankan. Karena ini akan menon-aktifkan beberapa fungsi penting dari smartphone selama battery saver aktif.

Mudah bukan? Semoga bermanfaat