Kabarnya Apple tengah melakukan proses penjajakan untuk membeli sebuah perusahaan pembuat jam tangan pintar untuk kesehatan, Basis Science. Hal ini diungkapkan pada sebuah laporan yang baru-baru dibuat. Dikutip dari appleinsider, Senin (17/2/2014) Apple dan juga Basis masih terlibat dalam sebuah pembicaraan dan negosiasi yang serius untuk membuat sebuah kerjasama.

Basisi Sciense adalah sebuah perusahaan yang membuat sebuah jam tangan kesehatan dengan basis Health Tracker Watch yang sudah menggunakan sensor untuk mencatat dan memonitor detak jantung, gerakan, pola tidur, pembakaran kalori dan perubahan suhu kulit pengguna. Pada perangkat ini juga terdapat sebuah aplikasi yang bisa mengatur data mentah untuk diolah secara mendalam.

iWatch Apple

iWatch Apple

Penjajakan yang tengah dilakukan oleh Apple tak lepas dari rencana salah satu vendor terbesar ini untuk bisa mengembangkan iWatch ke level yang lebih tinggi sebelum akhirnya telah benar-benar di rilis dan dipasarkan kepada para konsumennya. iWatch sendiri kabarnya akan menggunakan beberapa fitur pendukung kesehatan yang akan lebih mirip dengan produk milik Basisi Sciense, walaupun sangat jauh sekali dari kata sempurna. Iwatch ini digadang-gadang akan menjadi jam pintar dengan berbagai fitur kesehatan yang akan membantu anda belajar hidup lebih sehat lagi.

Setelah sebelumnya melakukan kerja sama dan merekrut beberapa ahli di bidang perangkat kesehatan dan kini Apple merangkul Basisi Sciense untuk membentuk tim yang telah dibuat menjadi semakin matang dan dapat membuat sebuah jam tangan pintar yang mumpuni.

Tetapi sayangnya, sampai saat ini Apple masih mempunyai pesaing yang cukup berat dalam bidang Science, yakni Google. Kabarnya dalam waktu dekat ini Microsoft dan Samsung juga akan menyusul terjun ke bursa penawaran. Siapapun yang akan melakukan penawaran untuk bisa bekerja sama dengan Basisi Science, pastinya pihak Basis Science akan menerima suntikan dari vendor yang berani menawar dengan harga paling tinggi di antara banyaknya vendor yang ingin melakukan akuisisi dengannya.

Dan memeriksa prediksi dari beberapa pihak, Google paling berpeluang untuk memenangkan penawaran ini.